Selasa, 26 April 2011

SEMANGAT ITU AKANKAH TERUS MEMBARA...?


Pertemuan dengan BAPETEN dalam rangka Sosialisasi Pelaksanaan Monitoring Program Proteksi dan Keselamatan Radiasi di bidang Radiologi Diagnostik di Hotel Sahid Legi (Selasa, 26/4/2011) ternyata membawa berkah bagi kawan-kawan Radiografer, terutama pengurus PARI pengda NTB. Keberkahan itu disebabkan karena pada acara yang digiat oleh BAPETEN tersebut ternyata hadir pula sebagai nara sumber H.Abdul Gamal,SKM,MKKK yang sengaja diundang oleh BAPETEN sebagai wakil dari profesi (PARI), disamping itu ada pula dari IKAFMI (Prof.Djarwani) dan dari Kemenkes.
Mas Gamal, yang pada kesempatan ini, sempat membuat saya pangling, karena jenggotnya yg absen (hanya rambut ikal berombak yg semakin panjang dan senyum khasnya yang msh mengingatkan saya akan beliau) memberikan pencerahan mengenai peran pentingnya seorang radiografer dalam menentukan kualitas citra radiologi diagnostik, yang disampaikan secara jelas dan gamblang kepada peserta diskusi yang terdiri dari pimpinan klinik/RS, PPR, radiografer, operator dan pejabat Dinas kesehatan kota dan propinsi. disambung dengan ulasan mengenai peranan fisikawan medik di RS, khususnya di Radiologi, yang disampaikan oleh Prof.Djarwani. menurut beliau, seorang fisikawan medik sangat dituntut untuk memiliki jiwa seorang ilmuwan yang wajib hukumnya untuk senantiasa mengupdate ilmu pengetahuan dan tehnologi.Peran Fisikawan medik sangat penting, terutama terhadap pelaksanaan program proteksi dan keselamatan radiasi, tidak saja bagi petugas, namun juga bagi pasien dan masyarakat.
Bukan hanya itu saja yang membahagiakan kami, setelah acara BAPETEN berakhir, Mas Gamal menyempatkan diri untuk bertemu dengan kami, para radiografer NTB, meski hanya ada 9 orang radiografer, namun cukup mewakili seluruh penjuru NTB, ada perwakilan dari Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur dan Pulau Sumbawa. Dari pertemuan yang begitu hangat itulah kami mendapat asupan semangat dari Mas Gamal. Semangat untuk terus menjaga dan mengawal profesi radiografer agar tetap eksis dan berwibawa. Bekerja tanpa pamrih untuk masa depan profesi. Tinggal sekarang bagaimana kita di NTB ini apakah mampu dan mau menjaga semangat tersebut...
Mas Gamal sudah kembali ke Jakarta, namun ada PR dari beliau untuk segera ditindaklanjuti oleh pengda NTB, Seminar dan Pelantikan pengurus...Seandainya belum siap untuk mengadakan seminar nasionalnya, setidaknya seminar regional okey juga...
...................................
Akhirnya, untuk teman-teman sejawat radiografer....PARI menunggu kiprah kita...Jangan berhenti untuk terus berkarya, meski harus mengorbankan secuil waktu istirahat kita...Janganlah berfikir dapat apa kita dari PARI...namun, berfikirlah, apa yang sudah PARI dapatkan dari kiprah kita...sehingga kita layak dan bangga disebut RADIOGRAFER INDONESIA.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar